Minggu, 13 Januari 2013

Nyali di tengah Gunung Sindoro

Pendakian Di Batas Badai Gunung Sindoro



Jogjakarta, 30 desember 2010, waktu telah menunjukan pukul 18.30 wib, satu jam setengah KOMUNITAS KOPI LIAR menuju pemberangkatan ke g.sindoro jawa tengah, masih sibuk aja gw (Oi)  packing sambil cari barang yang harus dibawa n di beli, terakhir kali senter belum ada ditangan, temen2 kopi liar yang lain udah nunggu di pinky kost daerah gamping, memang di situ qt janjian kumpul sebelum pemberangkatan ke temanggung,
setelah barang2 semua siap gw ma vie (cewe satu2nya) berangkat lah ke tempat kumpul terakhir di gamping (di pinky kost) dengan bawa kotak berisi kue ajaib yang khusus qt bawa buat kawan2 (acha kumbolo,gimbal,anet,mose,kincling,jo,kadir,ipunk) yang dah rela nunggu. waktu menunjukan pukul 20.00 saat gw nyampe ke gamping, kawan2  dah kumpul semua,.
sebelum keberangkatan tim menuju temanggung

Setelah 20 menit kita ceck packing trakhir, mulai dari peralatan daki, logistik, pohon ( rencana kita tanam pohon di gunung sindoro),dokumentasi (wajib coz kita narsis semua, apalagi bang ahmad paling narsinnya keliatan), n barang yang lain yang akan kita bawa ke g. sindoro akhirnya setelah qt berdoa disaksiin mbah muji untuk memulai perjalanan malam menuju temanggung (rumahnya bang kadir).21.00 berangkat lah team menuju temanggung.
3 jam perjalanan lebih dari jogjakarta sampai temanggung (sempat jga kita berhenti di alun2 magelang buat makan malam di angkringan).

Pukul 24.00 team nyampe ke rumah bang kadir di temanggung tepat nama dusunnya c lupa lagi (maklumlah pelupa, dah aki2)..setelah istirahat sejenak n kenalan ma seisi rumah (bapak,ibu,mbah'nya bang kadir), oia kita juga dikenalin ma sepiring salak, 2 toples kripik, n satu teko teh manis.. n semua makanan itu ga butuhin waktu lama buat ludes (untung kaga ma piring2nya, maklumnya team kopi liar ga boleh liat makanan, perutnyanya pada ijo semua)..setelah ngobrol nagalor ngidul qt cari tempat masing2 buat istirahat malam itu biar besok pagi badan n pikiran seger kembali..

31 januari 2010 tepatnya pukul 13.00 team kopi liar berangkat menuju titik awal g.sindoro, dengan naik kendaraan mobil bak, sekitar 45 menit perjalanan (sharusnya cuma 30 menit berhubung bang ahmad ikut n dia badannya paling boros jadi team harus sabar 15 menit coz perjalanan terhambat karena kelebihan berat muatan, alhasil si mobil mogok ga kuat naek, n kita terpaksa 3 kali turun dulu buat dorong si mobil)..nasib..nasib..

mobil predator yang tahan banting tapi g nahan deh beratnya kalo ndorong. semangt....!!!
start up to sindoro....pukul 15.00, team kopi liar berkumpul n berdoa sebelum pendakian "semoga dalam perjalanan ini di beri keselamatan n sampai pada tujuan yang akan di capai..amin"..dengan semangat yang membabi buta kitapun memulai perjalan mendaki, track pertama adalah kebun teh yang luas, track ini menanjak sekitar 30 derajat sudut kemiringan di tengah perjalanan hujan gerimis turun n kabut mulai menemani perjalan awal kita..ada yang biasa terjadi dalam pendakian ini yaitu selalu saja ada yang berjalan layaknya keong. lammmmmmbbaaaatt n sebentar2 minum..(faktor pertama adalah kelebihan berat badan n nafasnya selalu kabur...faktor kedua adalah ada salah satu team pendakian kita yang baru pertama kali daki gunung alhasil grogi n menimbulkan sesak nafas n kentut-kentut sepanjang perjalanan). setelah 20 menit pendakian dengan cuaca yang ga bersabat kita sampai pada ujung kebun teh, disitu tepatnya sebuah selter permanen kita membuka alat masak n menghangatkan diri dengan membuat kopi n teh hangat..
tempat berteduh dan istirahat pertama. di balut dengan embun dan segarnya panorama kebun teh

setelah dirasa tubuh mlai menghangat, team kopi liar melanjutkan perjalanan walaupun cuaca masih saja ga bersahabat (hujan,angin besar dan kabut tebal) tapi dengan semangat yang menggebu, cuaca seperti itupun tak kami hiraukan..
kami sedikit demi sedikit, selangkah demi selangkah, senafas demi senafas kami tekadkan semangat kami..
setelah 20 menit perjalanan, kami mulai ritual kopi liar yaitu menanam pohon pertama (pohon sengon)  di gunung sindoro, "mudah2an pohon ini tetap tumbuh dan bermanfaat kelak..amin"..
lokasi penanaman pohon di batas hutan dengan kebun teh.

ritualpun berez sekitar 15 mnit, kamipun lanjut pendakian dengan ditemani cuaca ekstrem yang ga pernah berhenti ,.. ternyata jalur pendakian gunung sindoro dari awal masih sama dengan track cross yaitu sudut kemiringan 30 derajat, dan itu merupakan tantangan buat team..lelah letih pun kami lewati dengan semangat yang ga pernah padam..

setelah perjalanan malam sekitar 6jam tepatnya pukul 23.00 dengan cuaca yang luar biasa ekstrim karena ada badai menghadang. kami sampai pada ketinggian 2500 dpl, sekitar 615 dpl lagi menuju puncak kamipun istirahat sejenak..suasana begitu gelap selama pendakian (penerangan hanya berasal dari senter dan headlamp yang kami bawa) tepat jam 24.00 tanggal 01 januari 2011 awal tahun teampun belum sampai pada puncak sindoro, memang pendakian begitu lambat dikarenakan cuaca yang ga bersahabat dan itu menyebabkan kami banyak sekali istirahat..

pukul 01.00 awal tahun 2011, team sampat pada campground alami jarak tempatnya sekitar 1 jam perjalanan lagi kepuncak sindoro, kami buka tenda untuk istirahat sejenak karena kami sudah lumayan lelah dalam perjalanan..dengan badan basah semua n menggigil kamipun istirahat sampai pagi..
lokasi tenda kopiliar

"memasak di pagi hari dengan menu teri sambal"
3angel
pukul 11.00 kami melanjutkan pendakian ke puncak sindoro (setelah sarapan dengan teri yang asin, yang masaknya pengen kawin tuchh..) diperkjalanan pun cuaca badai masih menghadang, kami sempat terbagi dalam beberapa group dikarenakan untuk keselamatan semua team..sedikit demi sedikit langkah kamipun tidak sia-sia, tepat pukul 13.00 kami sampai di puncak "syukur kami atas pendakian ini."
setelah ritual kopi liar yaitu menanam beberapa pohon di puncak sindoro kamipun dengan khidmat menyanyikan lagu indonesia raya sebagai bukti kecintaan kami terhadap tanah air indonesia raya, kami bertemu dengan 4 pendaki lain yang tersesat dan tidak tahu jalan pulang, dan saat itu kami menawarkan untuk bareng turun kepada mereka (mereka masih SMA n tertinggal dari rombongan mereka).
Tim pendakian kopi liar akhrnya summit di puncak sindoro. (horazz)
ipunk yang sedang menanam pohon di puncak sindoro

pukul 14.30 kami turun dari puncak dengan tambahan 4 orang dan menuju tenda yang smalam kami dirikan untuk checkpaking trakhirdan makan sebelum turun g.sindoro..BAHAYA AIR PERSEDIAAN HABIS!!!! (perlu diketahui bahwa pendakian sindoro kami membawa satu galon air mineral untuk persediaan, karena di g. sindoro selama perjalanan tidak ada sumber mata air)

pukul 17.00 kami pun turun dari g. sindoro dengan ditemani cuaca yang masih saja ekstrim (hujan,angin besar, dan kabut), selangkah demi selangkah kami lewati jalanan turun curam dengan track berupa batu dan tanah licin..dengan tenggorokan yang haus kamipun membasahinya dengan air hujan yang turun.

pukul 21.00 kami berada pada ketinggian 2000dpl, anggota team (devi) mengalami hipotermia tahap satu, akhirnya diapun tidak sadarkan diri, kami semua panik karena posisi cuaca semakin memburuk, kamipun berbagi tugas mulai dari yang menjaga suhu tubuh devi biar tetap hangat sampai yang tugas mendirikan tenda ( walaupun sampai akhirnya tenda gagal didirikan karena angin yang begitu kencang sehingga tenda selalu rubuh), kami semua panik dan kedinginan dengan mental juang yang sedikit terkikis..akhirnya salah satu anggota team (kadir) menemukan aliran air permanen "GORONG-GORONG" dengan diameter sekitar 2 meter, panjang 5meter dan kedalaman sekitar 1,5 meter. kamipun memutuskan untuk masuk kegorong-gorong itu dengan alasan untuk menghindari angin yang begitu kencang dan hujan yang terus-terusan turun dan menghindaribertambahnya korban berjatuhan (saat itu semua team mulai sangat kedinginan)..kami pun semua tidur bertumpuk malam itu digorong-gorong yang basah dan lembab (14 orang masuk kegorong-gorong dengan posisi duduk dan jongkok melewati malam yang sangat dingin dan guyuran hujan yang terus menerus tapi setidaknya kami terhindar dari badai angin yang kencang)

pagi hari angin masih menderu dengan kencangnya, kami dengan sisa tenaga yang adapun mulai bangun dari tempat peristirahatan yang "sangat nyaman" di dalam gororng-gorong, pagi itu kamipun bertemu dengan pendaki lain, setelah bang ahmad  "gocek" sana sini akhirnya kami mendapat pasokan air dan mekanan dari mereka (pasokan tenaga yang luar biasa karena talas rebuspun seperti roti keju rasanya waktu itu.hehehe).
pukul 07.00 01 januari 2011 kami melanjutkan perjalanan turun yang sekitar 3 jam perjlanan lagi, dengan semangat dan tenaga yang tersisa kamipun melangkah., setelah menempuh tida jam perjalanan akhirnya kamipun tiba di bawah..(selter permanen di area perkebunan teh) setelah menempuh perjalanan dari semalam  yang sangat berat karena banyak yang harus kami lewati..
sesampai di selter kamipun istirahat sejenak untuk makan, minum dan memulihkan kondisi fisik kami (diselter itu kita dapat temen lagi 2 orang, mas abri dan temennya) sambil  mengumpulkan sampah yang kami bawa dari atas. setelah istirahat selama beberapa jam mobil jemputanpun datang ( yang bawa ayahnya mas kadir) kamipun pulang kerumah mas kadir yang merupakan selter utama dan paling utama ( karena selter rumah mas kadir adalah tempat....kalian tahulah kita ngapain disana dua hari)..hehehe...pokoknya mantap...

"ALHAMDULILLAH AKHIRNYA PENDAKIANPUN SELESAI DI LEWATI,G. SINDORO ADALAH TITIK KESEKIAN YANG TEAM KOPI LIAR LEWATI, MASIH ADA TITIK-TITIK LAIN YANG HARUS KAMI RANGKAI SEHINGGA TERBENTUKLAHLAH SATU GARIS LURUS MENUJU HAKIKAT KITA SEBAGAI MANUSIA DALAM PERJALANAN MENUJU PUNCAK SESUNGGUHNYA"

SALAM ALAM RAYA......BRAVO TEAM KOPI LIAR (28012011) OiBalakata..jogjakarta.

special thanks to ;
  1. Tuhan yang Maha Esa yang nyiptain alam indonesia begitu indah.
  2. semua anggota team yang ikut ke g.sindoro.
  3. keluarga mas kadir yang dah kami repotkan (matur nuwun sanget nggeh)
  4. temen2 kopi liar yang ga sempet ikut ( pertualangan selanjutnya harus ikut ya).
  5. kawan-kawan komunitas pendaki seluruh indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar